Pembina Yayasan Puspa Dunia, Rektor UNISMA dan Pihak Terkait Berfoto Bersama (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) resmi bertransformasi dan naik status menjadi Universitas Dr. H. Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi. Perubahan bentuk perguruan tinggi ini ditandai melalui acara seremoni launching yang digelar pada Sabtu (17/01/2026) pagi di Aula UNISMAR.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah IV Surabaya Jawa Timur, Prof. Akhmad Muzakki, Ph.D., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag.
Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Daerah Banyuwangi, Ketua Yayasan Puspa Dunia Dra. Hj. Isnainiwati, M.Pd., para dosen dan alumni, serta perwakilan mahasiswa UNISMAR.

Pembina Yayasan Puspa Dunia, Dr. H. Teguh Sumarno, MM., yang menaungi perguruan tinggi tersebut menyampaikan bahwa perubahan status STIB menjadi universitas didasarkan pada Surat Keputusan (SK) dari pihak terkait yang terbit pada Desember 2025.
“Sarana prasarana kita tingkatkan termasuk dalam pengembangan pondok pesantren karena nanti anak-anak mahasiswa harus berpijak pada keilmuan yang berkarakter dan berperilaku pada keilmuan dan ketakwaan,” kata Teguh.
Ketua KOPERTAIS Wilayah IV Surabaya, Prof. Akhmad Muzakki, Ph.D., mengatakan bahwa naiknya STIB menjadi UNISMAR perlu disambut bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.
“Memberikan harapan baru pada masyarakat, perluas keilmuan, cakrawala akademis, sekaligus peluang memasuki pasar kerja yang lebih luas,” ujar Muzakki.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP., M.Ag. Ia menilai perguruan tinggi Islam yang berdiri sejak 2024 sudah semestinya berkembang pesat.
“Melalui alih bentuk sekarang menjadi universitas, maka ini kesempatan besar untuk membuat lompatan-lompatan akademik maupun sosial, agar nanti UNISMAR menjadi perguruan tinggi yang ternama di Banyuwangi,” tutur Arskal.
Sementara itu, Rektor UNISMAR Dr. Haya, S.H.I., M.Pd.I., menerangkan bahwa saat ini UNISMAR telah memiliki lima fakultas dengan sembilan program studi.
“UNISMAR ini memiliki prodi-prodi umum yang baru berbasis Islam, untuk Indonesia Emas 2045 mempersiapkan mereka yang memiliki karakter yang siap menjawab tantangan masa depan bangsa,” jelas Haya.
Pemukulan gong menjadi penanda resmi alih status Sekolah Tinggi Islam Blambangan menjadi Universitas Dr. H. Sumarno. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan agenda NGOBRAS, akronim dari Ngobrol Bareng dan Santai, dengan menghadirkan pemateri Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM., dan Prof. Dr. M. Zainuddin, MA., serta dipandu oleh moderator Dr. H. Moh. Mundzir, S.H., S.Pd.I., M.Pd. (rq)

