Ratusan Siswa dan Orang Tua SD/MI Se-Banyuwangi Ikuti Cordova International Class (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Yayasan Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan melalui Unit SMP Plus Cordova dan MTs Mabadiul Ihsan Karangdoro hadirkan Cordova International Class dalam pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi ratusan siswa SD/MI se-Kabupaten Banyuwangi, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dasar-dasar pemrograman dan kecerdasan artifisial kepada siswa sejak usia dini, sebagai bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan teknologi yang berlangsung cepat. Pelatihan menghadirkan Tim Koding Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi sebagai narasumber.
Dalam sesi pelatihan, siswa mendapatkan materi pengenalan logika berpikir komputasional, dasar pemrograman, serta konsep awal kecerdasan artifisial yang disampaikan secara interaktif dan kontekstual. Pendekatan ini dilakukan agar materi dapat dipahami dengan mudah oleh peserta didik tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

Selain pelatihan untuk siswa, Cordoba International Class juga menyelenggarakan pendidikan pola asuh bagi orang tua. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Nur Wiarsih, M.Pd. sebagai narasumber yang membahas penguatan pola asuh adaptif di era digital.
Dalam pemaparannya, Dr. Nur Wiarsih menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi.
“Orang tua tidak bisa lepas tangan dalam penggunaan teknologi oleh anak. Pendampingan yang bijak dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan karakter harus berjalan seiring dengan literasi digital. “Teknologi hanyalah alat. Yang utama adalah nilai dan karakter yang ditanamkan di rumah. Jika pondasinya kuat, anak akan lebih siap menghadapi perubahan zaman,” tambahnya.
Materi parenting difokuskan pada peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak, serta penguatan nilai karakter di tengah perkembangan digitalisasi. Kegiatan bagi siswa dan orang tua dilaksanakan secara paralel sebagai bentuk sinergi antara pendidikan sekolah dan keluarga.
Melalui pelatihan ini, Yayasan Ponpes Mabadiul Ihsan menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan pembentukan karakter. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah diharapkan dapat mendukung kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan global di bidang teknologi dan pendidikan. (*)

