Pengasuh Pondok Pesantren Modern Kubah Hijau, Ustaz H. Ibnu Mubarok saat Sambutan (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (PPM) Kubah Hijau menggelar Haflatul Imtihan Ke-2 sekaligus Wisuda Tahfidz Alquran Juz 30 Ke-1 di lingkungan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan Pondok Pesantren Modern Kubah Hijau, Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (03/02/2026) malam.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara tersebut. Sejumlah santri dan santriwati tampak antusias merayakan kelulusan mereka, khususnya para santriwati yang berhasil menuntaskan hafalan Juz 30 Alquran. Kemampuan hafalan para wisudawan diuji langsung di atas panggung oleh para guru pembimbing.
Kegiatan diawali dengan penampilan seni kuntulan dan hadrah sholawat. Selanjutnya, para santri tampil bergantian menunjukkan minat dan bakat, mulai dari membaca doa sehari-hari, sholawatan, qiroatul quran, menyanyikan lagu edukatif, hingga berpidato.
Seluruh proses pembinaan dilakukan di bawah asuhan Pengasuh Pondok Pesantren Modern Kubah Hijau, Ustaz H. Ibnu Mubarok, bersama para tenaga pendidik. Ia menyampaikan bahwa keberadaan lembaga pendidikan Islam ini diharapkan menjadi cahaya bagi masyarakat sekitar.
Ustaz Ibnu Mubarok juga menjelaskan bahwa pembangunan ruang kelas, gedung, hingga masjid masih terus berjalan. Meski demikian, pihaknya optimistis operasional pondok akan segera dimulai.
“InsyaAllah tahun ini pondok sudah menerima santri mukim. InsyaAllah mulai Juli 2026 sudah beroperasi, termasuk SMP Plus Kubah Hijau,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya untuk mempercayakan pendidikan agama putra-putrinya di Pondok Pesantren Modern Kubah Hijau. Pondok ini berdiri di atas lahan seluas sekitar dua hektare dengan fasilitas yang terus dioptimalkan.
Setiap kamar dirancang secara representatif, diisi empat santri lengkap dengan ranjang, lemari, dan perabot pendukung lainnya. Selain itu, pihak pondok juga merencanakan pembangunan lapangan futsal, kolam renang, serta fasilitas penunjang lain bagi santri.
“Ke depan juga akan ada hadiah umrah gratis ke Tanah Suci bagi santri yang bermukim penuh selama enam tahun,” jelasnya.

Saat ini, pendaftar santri tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tetapi juga dari Lumajang, Jember, Bali, dan Probolinggo. Khusus bagi warga sekitar, pihak pondok memberikan keringanan biaya pendidikan.
Acara ditutup dengan tausiah oleh Ustaz Malik Abdul Azis. Kegiatan ini turut dihadiri masyarakat sekitar, Kepala Desa Badean, serta jajaran terkait.
Dengan hadir dan berkembangnya Pondok Pesantren Modern Kubah Hijau, diharapkan mampu membuka peluang peningkatan perekonomian warga sekitar sekaligus berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (rq)

