Kolaborasi Bersama dalam Clean Up Day-Program Green Cycle Ecotourism, Banyuwangi Bersih dan Hijau!

Kolaborasi_Bersama_dalam_Clean_Up_Day_dan_Program_Green_Cycle_Ecotourism_Banyuwangi_b.jpg Yoga Ananta dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi dalam Kegiatan Clean Up Day dan Program Green Cycle Ecotourism

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan serta mewujudkan pariwisata berkelanjutan, Greeneration Foundation bekerja sama dengan EmviTrust, Benih Baik, dan Grab menyelenggarakan rangkaian kegiatan Clean Up Day dan Diseminasi Green Cycle Ecotourism.


Kegiatan ini dirangkai dengan Clean up Day pada Minggu (22/09/2024) dan hari berikutnya Senin (23/09/2024) kegiatan Diseminasi Green Cycle Ecotourism, bertempat di wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.


Clean Up Day menjadi acara pembuka yang melibatkan 44 peserta. Dimulai dari Lapangan Pancer hingga pantai konservasi Cemara Pancer, bersamaan dengan upacara adat dan festival "Petik Laut".


Acara ini turut dihadiri pemerintah setempat serta masyarakat Kecamatan Pesanggaran. Dalam kegiatan tersebut, berhasil dikumpulkan 214 kg sampah anorganik. Diharapkan kegiatan ini mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.


Selanjutnya, Diseminasi Green Cycle Ecotourism di Pendopo Pantai Cemara Pancer Pesanggaran. Hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi.


Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyebarkan informasi terkait ekowisata melalui pengelolaan sampah berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat, pelaku usaha pariwisata, dan pemangku kepentingan sangat penting untuk suksesnya inisiatif ini.


Dalam praktik ekowisata ini, SEKOLA (Sentra Kelola Sampah) dihadirkan sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan yang menghasilkan berbagai produk seperti Ecobrick, Roster, Maggot Kering, Bio Slurry, Kompos, dan Kasgot. Produk-produk ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar Dusun Pancer maupun wilayah lain di Banyuwangi.


Yoga Ananta dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menjelaskan, “Isu lingkungan biasanya terkait sosial, ekonomi, dan perubahan iklim. Dari bio slurry kami mendukung prinsip 'food, feed, fertilizer' sehingga tercapai konsep zero waste. Kami juga mendukung dengan infrastruktur berupa peralatan pertanian rendah karbon dan penyuluhan rutin untuk kelompok tani," kata Yoga.


Untuk mendapatkan masukan dari masyarakat, EmviTrust menggelar sesi FGD guna mengembangkan produk SEKOLA berdasarkan saran warga. Salah satu warga, Sumardi, menyatakan, “Bio slurry dari EmviTrust bagus untuk penyemaian cabai, hasilnya kuat bertahan saat kemarau dan sudah saya gunakan selama 3 bulan," ujar Sumardi.


Sementara itu, Agus dari DLH Banyuwangi mengucapkan, “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi. Harapannya kita semua bisa bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung ekowisata di Banyuwangi. Tanggung jawab lingkungan bukan hanya milik pemerintah, tetapi kita semua,” ucap Agus.


Greeneration Foundation bersama EmviTrust, Benih Baik, dan Grab berhasil menginisiasi kolaborasi yang mengajak masyarakat untuk mewujudkan lingkungan berkelanjutan.


Bagi yang tertarik untuk bergabung dan berkontribusi, bisa menghubungi partnership@greeneration.org. Upaya kolektif inilah yang menjadi kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau. Dari Generasi Hijau untuk Masa Depan Hijau! (*)