Polisi Mendatangi Terduga Pelaku di Wilayah Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi (Foto: Polsek Muncar/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Seorang pria yang diduga terlibat kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur nyaris menjadi sasaran amuk massa di Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Selasa (28/7/2026). Beruntung, personel Polsek Muncar bergerak cepat mengamankan pria tersebut sebelum amarah warga berubah menjadi aksi main hakim sendiri.
Evakuasi dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra bersama anggota, perangkat Desa Kedungrejo, serta tokoh masyarakat. Terduga pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menghindari potensi kericuhan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra mengatakan, pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya kerumunan warga yang hendak meluapkan emosinya kepada terduga pelaku.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung bergerak menuju lokasi bersama anggota. Fokus utama kami adalah mengamankan situasi agar tetap kondusif sekaligus mengevakuasi terduga pelaku supaya tidak menjadi sasaran amuk massa," kata Ipda Sujarwadi Putra.
Menurut Sujarwadi, tindakan cepat tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri yang justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru.
"Kami memahami kemarahan masyarakat atas dugaan peristiwa tersebut. Namun kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana tetap memiliki hak untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, terduga pelaku langsung diamankan guna menjalani pemeriksaan awal. Penanganan perkara selanjutnya diserahkan kepada penyidik yang memiliki kewenangan.
"Saat ini terduga sudah kami amankan dan penanganan perkara telah dilimpahkan ke Unit Renakta Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum," jelasnya.
Sujarwadi juga mengapresiasi perangkat desa dan tokoh masyarakat yang membantu meredam situasi sehingga proses evakuasi berlangsung aman tanpa menimbulkan korban.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat yang ikut membantu menenangkan warga. Sinergi seperti ini sangat penting agar situasi tetap terkendali dan proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak mudah terprovokasi.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Semua laporan akan kami tangani secara profesional, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya. (ep)

