Start FIKKIA RUN 2026 di Gesibu Blambangan Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – FIKKIA RUN kembali digelar dengan meriah di Banyuwangi, Minggu (18/10/2026). Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga sejak 2024, kegiatan lari yang diikuti sekitar 900 peserta ini menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat kebersamaan antara sivitas akademika Universitas Airlangga (UNAIR), alumni, dan masyarakat.
Mengambil titik start dan finish di Gesibu Blambangan, FIKKIA RUN 2026 menghadirkan dua kategori jarak, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pelari, hingga masyarakat umum dari Banyuwangi dan sejumlah daerah di sekitarnya.
Sepanjang rute, peserta diajak menyusuri sejumlah kawasan di Banyuwangi, di antaranya Kampung Nelayan Plengsengan, Pasar Blambangan Lateng, Kampus Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) UNAIR Banyuwangi, Stadion Diponegoro, hingga Pasar Induk Banyuwangi.
FIKKIA RUN merupakan salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 UNAIR sekaligus 12 tahun kehadiran FIKKIA UNAIR di Banyuwangi. Kegiatan ini turut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat melalui aktivitas olahraga dan kebersamaan.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR, Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., mengapresiasi antusiasme sivitas akademika dan masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, perkembangan FIKKIA selama 12 tahun terakhir perlu terus didorong melalui penguatan kompetensi dosen, mahasiswa, serta alumni.

"Saya melihat sangat luar biasa sekali semangat dari teman-teman seluruh civitas akademika FIKKIA, termasuk juga masyarakat. Dan ini menjadi satu bentuk kolaborasi yang luar biasa sekali," ujar Prof. Amin.
Ia berharap kolaborasi tersebut semakin berkembang sehingga FIKKIA mampu menunjukkan potensinya di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional. Ia juga mendorong masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas internasional melalui UNAIR.
Sekretaris Daerah Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran UNAIR selama 12 tahun di Banyuwangi turut memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah, khususnya sektor pendidikan.
"InsyaAllah membawa perubahan besar bagi Banyuwangi, utamanya sektor pendidikan. Karena banyak mahasiswa yang datang di Banyuwangi, jadi membawa dampak positif untuk kemajuan Banyuwangi," ujar Yayan, panggilannya.
Sementara itu, Dekan FIKKIA UNAIR Banyuwangi, Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS., mengatakan FIKKIA RUN menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis UNAIR sekaligus momentum reuni akbar alumni UNAIR yang berada di Banyuwangi.
“Semoga momen ini bisa menjadi sarana silaturahmi untuk para alumni UNAIR yang ada di Banyuwangi sekaligus mempererat hubungan kita dengan masyarakat Banyuwangi,” ujarnya.
Selain FIKKIA RUN, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan senam bersama, lomba Senam UNAIR Sehat yang diikuti perwakilan program studi di FIKKIA, hiburan musik, bazar produk alumni, serta pembagian doorprize.
Dalam FIKKIA RUN 2026, panitia menyediakan tiga kategori podium, yakni 10K Public/Umum, 5K Public, dan 5K Student/Pelajar. Masing-masing kategori memberikan penghargaan bagi peserta putra dan putri.
Rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 UNAIR dan 12 tahun FIKKIA UNAIR di Banyuwangi ini sebelumnya juga diisi dengan International Conference on One Health Synergy (ICHOS) 2026 pada Jumat–Sabtu (16–17/10/2026) di Hotel Aston Banyuwangi.
Konferensi internasional tersebut menghadirkan seminar ilmiah, Focus Group Discussion (FGD), serta forum akademik yang melibatkan mahasiswa dari enam negara. Berbagai kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran UNAIR dan FIKKIA dalam pendidikan, kolaborasi, serta pengabdian kepada masyarakat. (rq)

