Sulastri, Ibu Ferdiyanto Mencari Keberadaan Anaknya (Foto: Fajar FM/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Kabar terakhir mengenai Ferdiyanto diterima keluarganya pada Jumat (16/10/2026), setelah pemuda berusia 21 tahun itu berpamitan menonton kesenian jaranan pada Selasa (13/10/2026). Hingga Sabtu (17/10/2026), keluarga warga Kelurahan Karangrejo tersebut belum mendapatkan kepastian mengenai kondisi dan keberadaannya.
Ibu Ferdiyanto, Sulastri (48) menceritakan, anak pertamanya itu dijemput seorang teman menggunakan sepeda motor pada Selasa sore. Sekitar pukul 17.00 WIB, Ferdiyanto justru menghubungi salah satu saudaranya melalui telepon WhatsApp dan mengabarkan bahwa dirinya sedang dibawa ke Polda.
Keluarga kembali menerima telepon pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, menurut Sulastri, orang yang berbicara dalam sambungan tersebut bukan Ferdiyanto, melainkan seseorang yang mengaku berasal dari Polda Surabaya.
Orang tersebut meminta orang tua Ferdiyanto datang ke Surabaya untuk menjemput anaknya karena disebut terlibat kasus hukum. Telepon serupa kembali diterima keluarga pada Jumat (16/10/2026) sore.
Meski demikian, Sulastri mengaku belum menerima surat resmi dari pihak kepolisian yang menyatakan anaknya sedang menjalani proses hukum. Keluarga juga belum memperoleh kepastian mengenai keberadaan Ferdiyanto.
Karena belum mendapatkan kejelasan, pihak keluarga akhirnya melaporkan kehilangan Ferdiyanto ke Polresta Banyuwangi pada Jumat (16/10/2026) malam.
Sulastri berharap keberadaan anaknya segera diketahui. Ia mengaku memiliki keterbatasan ekonomi sehingga kesulitan mengambil langkah lebih lanjut.
“Saya berharap anak saya segera ada kejelasan dan kepastian, yang penting segera pulang. Saya nggak bisa berbuat apa-apa karena saya bukan orang berduit," ungkapnya.
Menurut Sulastri, selama ini Ferdiyanto lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Anak pertamanya itu tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan belum memiliki pekerjaan.
Bagi masyarakat yang mengetahui atau menemukan keberadaan Ferdiyanto, dapat menghubungi nomor keluarga 0822-3016-7152 agar informasi tersebut dapat segera disampaikan kepada pihak keluarga. (rq)

