Salah Satu Bengkel di Banyuwangi yang Ramai Jelang Lebaran (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Bengkel sepeda motor di Banyuwangi mulai diserbu pelanggan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Warga berbondong-bondong melakukan servis agar kendaraan tetap prima saat digunakan mudik dan silaturahmi.
Pantauan di AHASS Berkah Jaya Genteng, antrean kendaraan sudah terlihat sejak pagi. Lonjakan ini mulai terasa sejak H-7 Lebaran dan diprediksi terus meningkat hingga mendekati hari H.
Frontdesk AHASS Berkah Jaya, Khusnul Khotimah, menyebut jumlah kendaraan yang masuk servis kini mencapai 80 unit per hari.
“Sudah mulai ramai sejak H-7. Sekarang rata-rata 80 motor per hari yang masuk servis. Jam operasional dari pukul 07.00 sampai 15.00 WIB,” ujar Khusnul, Kamis (19/03/2026).
Menurutnya, mayoritas pelanggan memilih servis menyeluruh untuk memastikan motor dalam kondisi aman saat perjalanan.
“Yang paling banyak itu servis lengkap, mulai cek injeksi, setel kemudi, sampai pembersihan CVT untuk motor matic,” jelasnya.
Ia memprediksi puncak lonjakan pelanggan akan terjadi pada H-2 Lebaran, saat warga mulai mempersiapkan kendaraan di saat-saat terakhir.
Tak hanya di pusat kota, lonjakan juga terjadi di wilayah kecamatan. Di Bengkel Motor Samo Hung, Desa/Kecamatan Cluring, jumlah pelanggan meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.
Jika biasanya bengkel tersebut hanya melayani sekitar 15 hingga 20 kendaraan per hari, kini jumlahnya melonjak hingga 40 unit dalam sehari.
Lonjakan ini mulai terasa sejak sepekan sebelum Lebaran dan diperkirakan mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran.
Untuk mengantisipasi membludaknya pelanggan, pihak bengkel menambah jumlah pegawai serta memberlakukan jam lembur.
Langkah ini dilakukan agar antrean bisa ditekan dan pelanggan tidak menunggu terlalu lama.
Antrean ini juga dirasakan langsung oleh pelanggan. Purwa Saloka (36), warga Genteng Wetan, sengaja datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.
“Servis sekarang biar nggak mepet. Takutnya nanti malah antre lama atau nggak kebagian. Biar pas Lebaran motor aman dipakai keliling,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Manda Alea (23), warga Cluring. Ia memilih melakukan servis lebih awal demi kenyamanan berkendara.
“Tadi cek injeksi sama bersihin CVT. Soalnya motor dipakai harian. Kalau nunggu mepet Lebaran, biasanya penuh,” katanya.
Pihak bengkel pun mengimbau masyarakat untuk tidak menunda servis hingga mendekati Lebaran. Selain antrean mengular, waktu tunggu juga bisa memakan waktu berjam-jam. (ep)

