
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Rahma Arifa Muhaimin, putri dari Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu, Muhaimin Iskandar, akan menyelenggarakan acara bertajuk "Rara Bicara" di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada hari Selasa, 6 Februari 2024, di Resto Daipoeng Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, dimulai pukul 08:00 WIB.
Rara, panggilan akrab Rahma Arifa Muhaimin, merancang acara ini sebagai wadah untuk berdialog dengan masyarakat Bumi Blambangan, dengan fokus pada para pemuda milenial Banyuwangi.
Anak kedua pasangan Muhaimin Iskandar dan Rustini Murtadho ini cukup aktif di media sosial. Terutama di TikTok, sosoknya cukup jenaka. Seperti ayahnya, Cak Imin.
Meskipun masih muda, dia telah membangun citra yang kuat dan disukai oleh banyak kalangan, khususnya generasi milenial.
Rahma Arifa Muhaimin lahir pada tahun 2000 dan merupakan anak kedua dari pasangan Muhaimin Iskandar dan Rustini Murtadho.
Meski berasal dari keluarga politik, pendidikan Rara tetap menjadi prioritas. Ia berhasil menyelesaikan studi di London School of Economics di Inggris pada tahun 2022. Keberhasilannya ditandai dengan meraih John Hills Prize berkat kualitas skripsinya.
Selain berprestasi akademis, Rara juga terlibat dalam kegiatan sosial. Sebagai mahasiswa, dia aktif sebagai Secretary General di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Inggris.
Setelah lulus, Rahma kini menjalani karirnya sebagai seorang jurnalis di Narasi TV, menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu sosial dan kemampuannya dalam dunia jurnalistik.
Dengan acara "Rara Bicara," Rahma Arifa Muhaimin berharap dapat memberikan inspirasi, pemahaman, dan wadah bagi pemuda Banyuwangi untuk berbicara tentang berbagai isu yang relevan dalam pembangunan daerah dan kehidupan sehari-hari.
Selain dialog, acara ini juga bakal dimeriahkan oleh penampilan Stand Up Comedy dan penyanyi Suci Tacik. Serta, bagi peserta yang hadir akan ada doorprize berhadiah Handphone, Powerbank, Voucher e-Wallet, hingga Air Pods.
Acara ini diharapkan menjadi momentum positif bagi interaksi antara pemuda dan tokoh muda yang memiliki pengaruh, sekaligus mempererat hubungan antargenerasi di Banyuwangi. (rq)