
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Kisah inspiratif Imam Subhi, seorang penjual martabak di Banyuwangi yang mewujudkan mimpinya dengan menabung uang koin seribu rupiah selama tiga tahun untuk membeli rumah.
Setiap hari Imam rajin menabung koin dari hasil penjualan martabak. Mimpi indahnya memiliki rumah nyaman bagi keluarga tercinta.
Setelah tiga tahun, tumpukan koin yang ditabung dalam galon bekas air mineral telah mencapai hasil hingga puluhan juta rupiah.
Ia memilih rumah di Perumahan Kavling Brawijaya Asri sebagai tempat peristirahatan yang nyaman.
"Alhamdulillah setelah dihitung pegawai perumahan, terkumpul uang koin 45.980.000," kata Imam Subhi, pada Minggu (05/05/2024).
Untuk menggenapkan nominalnya, Imam menambah Rp 20 ribu. Sehingga total uang koinnya Rp 46 juta yang dipakai untuk membayar uang muka rumah.
Ide untuk menabung koin bermula dari sang istri yang prihatin melihat galon bekas tak terpakai. Oleh Imam, dimanfaatkan untuk menabung.
"Seiring berjalannya waktu, 3 tahun sudah terkumpul 3 galon lebih, dan ketika galon ke 4 baru terisi sekitar seperempat koin," terang Imam, kepada BWI24Jam.
Impian awal ia ingin membeli mobil, namun seiring berjalannya waktu, ia dan keluarganya memutuskan membeli rumah dengan hasil tabungan itu.
"Kami melihat hal yang lebih penting dan lebih manfaat dibandingkan beli mobil. Kalau beli rumah, kan jangka panjang harga makin mahal dan bisa jadi investasi juga," ujarnya.
Sejak 2015, Imam memulai usaha jualan martabak yang ia beri nama Martabak Terangbulan 777.
"Bagi kami menabung itu sangat penting dan banyak sekali manfaatnya. Terlebih seperti kami UMKM, yang boleh dibilang kadang untung kadang kurang. Sedangkan kami harus tetap menggaji karyawan, dan kebutuhan lainnya," tuturnya.
Rencananya, rumah yang baru ia beli akan digunakan sebagai tempat tinggal karyawan (mess), karena mess yang lama sudah penuh.
"Dengan bismillah, semoga berkah dan niat baik InsyaAllah akan Allah permudah rezekinya," tutup Imam. (rq)