Ikuti Kontes Ternak, Gen-Z di Banyuwangi Ternak Domba Seharga Puluhan Juta

20240804_202541.jpg Rizki dan Dombanya yang Bernama Black

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Gen-Z asal Desa/Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi menjadi perhatian lantaran ia berternak domba seharga puluhan juta.


Pemuda yang masih duduk di bangku SMA ini mengikuti kontes domba kategori fashion. Ia membawa domba jenis Batur yang unik dengan bulu tebalnya seharga Rp 25 juta.


Pemilik domba Rizki Cahyo Utomo, sengaja mendandani Black, peliharaab miliknya dengan kemeja khusus dan kacamata yang dikenakan di kepala. 


"Ini pertama kalinya Black ikut kontes, saya pribadi sangat senang ikut kontes ini karena dapat bertemu dengan peternak lain dan mendapat banyak referensi jenis domba," tutur Rizki. 


Rizki menambahkan bahwa dirinya mulai belajar beternak domba dan kambing semenjak pandemi Covid-19. Kini, ia memiliki 5 ekor domba jenis Batur dan beberapa kambing yang ia kembangkan sendiri. Di kesempatan tersebut, Rizki turut mengajak generasi muda untuk menumbuhkan minat terhadap bidang peternakan. 


Puluhan peternak dari berbagai daerah hadir membawa domba dan kambing jagoan mereka. Tak kurang dari 500 ekor domba dan kambing bersaing memperebutkan Piala Bupati. Kriteria penilaian kontes meliputi sebelas komponen yang menyangkut kesehatan, juga estetika domba dan kambing. 


Hal senada diungkapkan oleh Bupati Ipuk. Menurutnya, Banyuwangi menyimpan potensi ternak yang sangat besar dan menjadi salah satu pilar perekonomian daerah. Kontes ini sekaligus menjadi wadah bagi para peternak untuk berbagi ilmu, memperluas jaringan, termasuk pada generasi muda yang mau memulai beternak. 


"Alhamdulillah pada hari ini kita bisa bertemu di kontes ternak domba dan kambing. Semoga pertemuan hari ini bukan hanya sekedar festival, tetapi bagaimana ini menjadi cara agar kita dapat meningkatkan komoditas terutama komoditas hasil ternak yang ada di Kabupaten Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani, Minggu (04/08/2024).


Kontes domba dan kambing menjadi wadah untuk identifikasi ternak unggul di Banyuwangi. Momen ini tentu menjadi semangat tersendiri bagi para peternak untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas produk mereka. Melalui kegiatan ini pula, peternak mendapat kesempatan untuk mengekspose potensi yang mereka miliki.


"Mari kita jadikan kontes ini sebagai ruang untuk sharing ilmu, kita tularkan semangat ini kepada anak-anak kita agar mereka mau belajar dan berkecimpung di dunia ternak domba dan kambing," pungkas Ipuk. (*)