Banyuwangi Unjuk Karya Inovasi Pembelajaran PAUD Hasil Pendampingan BBGTK Jatim dan Kemendikdasmen

1unjuk_karya.jpg Siswa PAUD/TK Tampil di Pentas Ditemani Kepala Dispendik Banyuwangi dan Jajaran Pemerintahan (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Unjuk Karya Inovasi Pembelajaran Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Pembelajar Banyuwangi digelar di Banyuwangi Park, Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan.


Banyuwangi tercatat sebagai salah satu daerah di Indonesia yang ditunjuk Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai pilot project pendampingan tenaga pendidik. Program tersebut bertujuan memberikan pendampingan pembelajaran inovatif bagi peserta didik PAUD.


Kegiatan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Banyuwangi, bekerja sama dengan Direktorat PAUD Kemendikdasmen RI dan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur.


Acara dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto, yang hadir mewakili Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.


Kepala Dispendik Banyuwangi, Suratno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang unjuk karya hasil pendampingan BBGTK Provinsi Jawa Timur yang bersinergi dengan Direktorat PAUD Kemendikdasmen RI.


“Ada 10 stand TK (yang mendapat pendampingan) dan nantinya diharapkan bisa disebarluaskan dan diimplementasikan kepada TK lain di seluruh Banyuwangi,” kata Suratno kepada BWI24Jam.


Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari percepatan program inovasi PAUD yang digulirkan pemerintah pusat.


“Bahwa saat ini TK atau PAUD menjadi salah satu dari program wajib belajar yang tentu aksesbilitas akan ditingkatkan,” jelasnya.


Unjuk Karya ini juga dikaitkan dengan penguatan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.


“TK dan PAUD sebagai fondasi dari seluruh rangkaian pendidikan anak-anak, juga harus dicreate lebih bagus lagi,” pungkasnya.


Selain pameran inovasi pembelajaran, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai dan pentas seni diikuti ratusan siswa PAUD dan TK. Para siswa PAUD dan TK tampil mengekspresikan minat dan bakatnya, mulai dari bernyanyi, menari, membaca puisi, hingga melantunkan ayat suci Alquran. (rq)